Tips & Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja & Contohnya
Setelah lolos di tahap seleksi administrasi atau tes tertulis, biasanya kamu akan diminta untuk melakukan wawancara atau interview kerja. Ketika melakukan interview, kamu akan bertemu dengan HR dan/atau user, yaitu pegawai yang akan menjadi atasanmu langsung. Selain ingin mengetahui tentang dirimu lebih jauh, interview juga membahas tentang gaji. Di sinilah kamu dapat melakukan negosiasi gaji.
Sebenarnya, bolehkah kita melakukan negosiasi gaji ke perusahaan saat interview? Jawabannya adalah boleh dan disarankan.
Pada saat interview, kamu selangkah lebih maju untuk menjadi karyawan mereka. Kamu berhak mengetahui jumlah gaji yang akan kamu terima sebagai karyawan. Kamu juga berhak melakukan negosiasi apabila gaji yang ditawarkan tidak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhanmu.
Bagaimana cara negosiasi gaji saat interview kerja?
Tips dan Cara Negosiasi Gaji
Ada beberapa tips dan cara yang dapat kamu lakukan dalam negosiasi gaji. Kamu harus memperhatikan beberapa hal sebelum mengajukan gaji kepada perusahaan. Simak rinciannya berikut ini!
1. Lakukan Riset
Sebelum melakukan interview kerja, ada baiknya kamu melakukan riset tentang kisaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. Kamu dapat melakukan riset di internet atau bertanya di komunitas yang bekerja di bidang yang sama. Riset ini bertujuan untuk mengetahui ‘harga pasar’ dari jasa yang kamu tawarkan pada perusahaan.
Jangan lupa, pastikan juga untuk mengecek UMR atau UMK di daerah perusahaan tersebut. UMR adalah upah minimum regional sehingga gaji di bawah angka tersebut dapat dikategorikan sebagai underpaid. Bandingkan juga gaji yang ditawarkan dengan jobdesk atau tanggung jawab yang kamu pegang di posisi yang kamu lamar.
2. Tanyakan Tunjangan Selain Gaji
Gaji yang kita dapat tidak hanya berupa gaji pokok, tetapi juga BPJS Ketenagakerjaan, cuti (paid leave), fasilitas (gym, layanan psikiater), THR, atau tunjangan lain. Tunjangan tersebut adalah hak karyawan yang telah diatur oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Hindari perusahaan yang tidak memberikan tunjangan wajib tersebut.
3. Tanyakan Jenjang Karier
Jenjang karier adalah hal penting yang harus diperhatikan sebelum menentukan gaji yang tepat untukmu. Adanya jenjang karier di suatu perusahaan menunjukkan perusahaan tersebut mendukungmu untuk berkembang. Di perusahaan yang memiliki jenjang karier, gaji awal menjadi landasan dari besaran gaji yang akan diterima ke depannya. Pastikan kamu menentukan gaji yang sesuai ya, Hunters!
Baca juga: 10 Negara Eropa dengan Biaya Hidup Termurah bagi Mahasiswa
4. Tunjukkan Kemampuan dan Pengalaman
Dengan pengalaman yang kamu dapatkan, kamu bisa menunjukkan bahwa kamu memiliki kualitas dan kemampuan lebih. Kamu bisa mengajukan proyek atau prestasi yang telah kamu lakukan di pekerjaan sebelumnya. Dengan ini, perusahaan memiliki pertimbangan untuk memberikan gaji yang sesuai.
5. Jadikan Gaji Sebelumnya sebagai Patokan
Kamu bisa menggunakan gaji sebelumnya sebagai patokan gaji yang diharapkan. Namun, harus diingat bahwa gajimu adalah rahasia pribadi. Berikan angka kisaran gaji alih-alih angka sebenarnya. Kamu juga bisa mengajukan gaji yang lebih besar daripada gaji sebelumnya.
6. Utarakan Tawaran dengan Percaya Diri
Percaya diri adalah faktor utama kesuksesan sesuatu, termasuk negosiasi gaji di interview perusahaan. Jika kamu merasa gugup, bahkan takut, kamu akan kesulitan melakukan negosiasi. Tanamkan dalam dirimu bahwa negosiasi gaji bukanlah hal yang dilarang dan harus dihindari. Kamu harus percaya diri bahwa bakat dan kemampuan yang kamu miliki sesuai dengan gaji yang kamu ajukan.
Nah, itulah beberapa tips menegosiasikan gaji saat interview kerja. Pastikan kamu menetapkan gaji yang layak dan sesuai dengan kebutuhanmu, ya, Hunters!
Ingin mulai karier profesional di luar negeri tapi bingung harus mulai dari mana?
WorkAbroad Academy by Schoters hadir untuk membimbingmu dari tahap persiapan hingga berhasil bekerja di negara tujuan seperti Jepang, Jerman, atau Korea. Melalui program ini, kamu akan mendapatkan:
- Pelatihan bahasa asing,
- Panduan penyusunan CV dan dokumen kerja sesuai standar internasional,
- Pendampingan intensif menghadapi proses wawancara dengan perusahaan luar negeri.
Setiap peserta juga akan memperoleh arahan karier yang dipersonalisasi sesuai latar belakang pendidikan dan minat, sehingga peluang lolos kerja semakin besar.
Program ini dirancang fleksibel dengan pilihan kelas online maupun offline, biaya terjangkau mulai dari Rp5 jutaan, dan bisa dicicil.
Jika kamu ingin mewujudkan impian bekerja di luar negeri dengan bimbingan profesional dan sistem yang teruji, WorkAbroad Academy adalah langkah awal terbaikmu.
Yuk, mulai perjalanan karier globalmu sekarang dengan bergabung di WorkAbroad Academy by Schoters!
Referensi:
“8 Cara Negosiasi Gaji saat Interview Kerja Beserta Contohnya”. blog.skillacademy.com. Diakses pada 19 Januari 2026.


