Apa itu Ikusei Shuro & Bagaimana Cara Mendaftarnya?

Jepang akan menerapkan sistem kerja dan pelatihan baru bagi tenaga kerja asing yang disebut Ikusei Shuro. Ikusei Shuro akan menggantikan program magang teknis Jepang (Ginou Jisshu atau Technical Intern Training Program/TITP) yang telah berjalan selama lebih dari 30 tahun.

Pemerintah Jepang memperkenalkan Ikusei Shuro sebagai sistem baru yang memberikan jalur pengembangan karier yang lebih jelas menuju status pekerja berketerampilan khusus (Specified Skilled Worker atau Tokutei Ginou). Untuk mengenal lebih jauh tentang Ikusei Shuro, simak artikel berikut, ya, Hunters!

Apa Itu Ikusei Shuro?

Ikusei Shuro (育成就労) adalah sistem kerja dan pelatihan baru bagi tenaga kerja asing yang diperkenalkan oleh pemerintah Jepang untuk menggantikan program Ginou Jisshu (Technical Intern Training Program/TITP). Tujuan utama Ikusei Shuro adalah membina dan mengembangkan tenaga kerja asing hingga memiliki keterampilan yang setara dengan pekerja berketerampilan khusus tingkat pertama atau Specified Skilled Worker (SSW) Type 1 (Tokutei Ginou 1). 

Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh pelatihan langsung di tempat kerja, meningkatkan kemampuan teknis sesuai bidang pekerjaan, serta mengembangkan kemampuan bahasa Jepang. Durasi Ikusei Shuro adalah maksimal tiga tahun. Dalam kurun waktu tersebut, peserta diharapkan mampu mencapai standar keterampilan dan kemampuan bahasa yang telah ditetapkan pemerintah Jepang.

Nah, kapan Ikusei Shuro mulai berlaku?

Berdasarkan informasi resmi yang telah diumumkan oleh pemerintah Jepang, sistem Ikusei Shuro dijadwalkan mulai berlaku pada 1 April 2027. Meskipun tanggal implementasi sudah ditetapkan, aturan teknis mengenai Ikusei Shuro masih terus disempurnakan. Oleh karena itu, informasi seperti daftar sektor pekerjaan yang dibuka, persyaratan peserta, standar kemampuan bahasa Jepang, mekanisme perpindahan perusahaan (tenseki), hingga prosedur rekrutmen dapat mengalami pembaruan menjelang implementasi.

Bagi peserta Ginou Jisshu yang saat ini sedang menjalani program magang di Jepang, tidak perlu panik atau khawatir. Pemerintah Jepang telah menyiapkan masa transisi (transition period) beserta aturan peralihan agar perubahan sistem dapat berjalan secara bertahap tanpa merugikan peserta yang sudah berada di Jepang.

Kenapa Program Magang Jepang Diganti Menjadi Ikusei Shuro?

Awalnya, Jepang menerapkan Ginou Jisshu sebagai program penerimaan tenaga kerja asing sejak tahun 1993. Setelah menyelesaikan masa magang, para peserta diharapkan dapat kembali ke negara asal untuk menerapkan keterampilan yang telah diperoleh sehingga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi di negaranya. Namun, dalam praktiknya, banyak peserta yang bekerja layaknya pekerja penuh waktu untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor tertentu.

Sebagai respons, Jepang merancang Ikusei Shuro untuk mengembangkan tenaga kerja asing agar memiliki kompetensi sesuai standar industri Jepang. Sistem baru ini memberikan jalur pengembangan karier yang lebih terstruktur, termasuk kesempatan bagi peserta untuk beralih ke status Tokutei Ginou. Dengan demikian, Ikusei Shuro tidak hanya menjadi program pelatihan, tetapi juga menjadi jembatan menuju karier yang lebih stabil dan berkelanjutan di Jepang.

Perbedaan Ikusei Shuro, Ginou Jisshu, dan Tokutei Ginou

Aspek Ginou Jisshu / Magang Ikusei Shuro Tokutei Ginou / SSW
Tujuan program v v v
Status peserta v v v
Durasi v v v
Syarat bahasa Jepang v v
Fleksibilitas pindah tempat kerja v v
Jalur lanjut ke Tokutei Ginou v v
Bidang pekerjaan v v v
Kemungkinan membawa keluarga

Baca Juga: Apa Saja Persyaratan Tokutei Ginou? Simak Penjelasannya!

Apa Saja Keunggulan Sistem Ikusei Shuro?

  • Persyaratan Kemampuan Bahasa Jepang

Salah satu keunggulan utama Ikusei Shuro adalah adanya persyaratan kemampuan bahasa Jepang sebelum keberangkatan. Peserta diharapkan telah memiliki kemampuan bahasa pada tingkat dasar agar dapat berkomunikasi dengan lebih baik di lingkungan kerja, memahami prosedur keselamatan, serta menjalankan tugas sesuai standar perusahaan Jepang.

  • Kesempatan Pindah Perusahaan dengan Syarat

Ikusei Shuro memberikan kesempatan bagi peserta untuk berpindah perusahaan (tenseki) dalam kondisi tertentu. Kebijakan ini bertujuan memberikan perlindungan yang lebih baik apabila terjadi masalah seperti pelanggaran hak pekerja, kondisi kerja yang tidak layak, atau alasan lain yang memenuhi ketentuan pemerintah.

  • Jenjang Karier yang Jelas

Apabila berhasil memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, peserta dapat melanjutkan karier melalui visa Tokutei Ginou tanpa harus memulai dari awal. Dengan demikian, Ikusei Shuro tidak hanya menjadi program pelatihan, tetapi juga berfungsi sebagai tahap awal dalam membangun karier profesional di Jepang. 

  • Pengawasan Pemenuhan Hak Pekerja Diperketat

Melalui sistem baru ini, pemerintah berupaya memastikan bahwa perusahaan benar-benar menjalankan kewajiban memberikan pelatihan, membayar upah sesuai ketentuan, menjaga lingkungan kerja yang aman, serta menghormati hak-hak tenaga kerja asing. 

  • Fokus ke Pengembangan Keterampilan di Sektor Penting

Ikusei Shuro dikembangkan untuk mempersiapkan tenaga kerja asing di sektor-sektor yang memang mengalami kekurangan pekerja di Jepang, seperti manufaktur, konstruksi, perawatan lansia (care worker), pertanian, perikanan, industri makanan dan minuman, serta bidang lainnya yang akan ditetapkan pemerintah.

Syarat Umum Ikusei Shuro

Syarat final dapat berbeda tergantung sektor, perusahaan, lembaga pengirim, dan aturan terbaru. Meski demikian, berikut adalah syarat umum yang telah diketahui berdasarkan rancangan sistem dan kebijakan resmi pemerintah Jepang. 

  1. Mampu Berbahasa Jepang Dasar

Pemerintah Jepang mengusulkan agar calon peserta minimal memiliki kemampuan setara JLPT N5 atau lulus tes bahasa Jepang lain yang diakui, seperti JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese).

  1. Memenuhi Syarat Usia dan Pendidikan

Calon peserta umumnya harus berusia 18 tahun ke atas dan telah lulus SMA/SMK/sederajat yang sesuai dengan kebutuhan bidang kerja.

  1. Memenuhi Syarat Kesehatan dan Imigrasi

Calon peserta harus lulus pemeriksaan kesehatan sebelum berangkatan. Persyaratan ini penting karena sebagian besar pekerjaan dalam Ikusei Shuro membutuhkan kondisi fisik yang prima. Selain itu, calon peserta harus mematuhi seluruh aturan yang berlaku di Jepang

Bidang Pekerjaan dalam Ikusei Shuro

Pada prinsipnya, bidang pekerjaan Ikusei Shuro direncanakan selaras dengan sektor pada Tokutei Ginou. Namun, tidak semua sektor Tokutei Ginou otomatis akan masuk ke dalam Ikusei Shuro.

Beberapa sektor yang berpotensi atau direncanakan menjadi bagian dari Ikusei Shuro antara lain: 

  • Keperawatan (Kaigo) – Berpotensi menjadi salah satu sektor utama karena tingginya kebutuhan tenaga perawat lansia di Jepang.
  • Manufaktur – Mencakup berbagai bidang produksi yang membutuhkan tenaga kerja terampil di industri pengolahan.
  • Konstruksi – Diproyeksikan tetap menjadi sektor prioritas mengingat tingginya permintaan tenaga kerja di bidang pembangunan.
  • Perhotelan – Berpotensi menerima peserta untuk mendukung industri pariwisata dan layanan akomodasi.
  • Pertanian dan Peternakan – Dibutuhkan untuk membantu sektor agrikultur yang mengalami kekurangan tenaga kerja.
  • Perikanan – Berpotensi membuka kesempatan bagi tenaga kerja asing di industri perikanan dan budidaya laut.
  • Pengolahan Makanan dan Minuman – Mencakup proses produksi makanan di pabrik maupun industri pengolahan.
  • Restoran atau Layanan Makanan – Berpotensi tersedia untuk mendukung sektor jasa makanan yang terus berkembang.
  • Pembersihan Gedung (Building Cleaning) – Menjadi salah satu sektor yang berpotensi membutuhkan tenaga kerja asing.
  • Pembuatan Kapal dan Industri Kelautan – Berpotensi tersedia bagi pekerja di bidang manufaktur kapal dan permesinan kelautan.
  • Perawatan Mobil (Automobile Maintenance) – Diperkirakan tetap menjadi salah satu sektor yang membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan teknis.

Cara Mendaftar Ikusei Shuro

Hingga tahun 2026, pendaftaran program Ikusei Shuro belum dibuka karena sistem ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 April 2027. Oleh karena itu, langkah-langkah berikut merupakan persiapan yang dapat Hunters lakukan agar siap ketika proses rekrutmen resmi dimulai.

1. Pantau Informasi Resmi

Calon peserta sebaiknya rutin mengikuti informasi terbaru dari sumber resmi pemerintah Jepang. Hal ini penting agar tidak ketinggalan informasi mengenai persyaratan, sektor pekerjaan, hingga mekanisme pendaftaran.

Sumber informasi yang dapat dipantau antara lain:

  • Immigration Services Agency of Japan (ISA)
  • Japan International Trainee & Skilled Worker Cooperation Organization (JITCO)
  • Ministry of Justice (MOJ) Japan
  • Kedutaan Besar Jepang atau lembaga pengirim resmi di negara asal

2. Tentukan Bidang Kerja Tujuan

Sebelum mendaftar, tentukan terlebih dahulu bidang pekerjaan yang ingin ditekuni. Pilih sektor yang sesuai dengan:

  • Minat dan tujuan karier.
  • Latar belakang pendidikan.
  • Pengalaman kerja atau pelatihan.
  • Peluang kerja di Jepang.

Beberapa sektor yang berpotensi masuk dalam Ikusei Shuro meliputi manufaktur, konstruksi, keperawatan (kaigo), pertanian, perikanan, restoran, perhotelan, dan bidang lainnya sesuai ketentuan pemerintah Jepang.

3. Mulai Belajar Bahasa Jepang

Kemampuan bahasa Jepang menjadi salah satu persiapan terpenting dalam sistem Ikusei Shuro. Pemerintah Jepang menetapkan standar kemampuan bahasa yang lebih jelas dibandingkan sistem sebelumnya.  Target awal minimal setara JLPT N5, lalu lanjutkan ke N4 untuk peluang transisi ke Tokutei Ginou.

4. Siapkan Dokumen Dasar

Beberapa dokumen yang umumnya perlu dipersiapkan meliputi: 

  • Paspor
  • Ijazah
  • CV
  • Sertifikat bahasa Jepang
  • Sertifikat skill jika ada
  • Dokumen kesehatan
  • SKCK atau dokumen pendukung lain jika diminta

5. Ikuti Pelatihan dan Persiapan Seleksi

Selain melengkapi dokumen, calon peserta juga sebaiknya mengikuti pelatihan untuk meningkatkan peluang lolos seleksi.

Beberapa persiapan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Belajar bahasa Jepang secara intensif.
  • Memahami budaya dan etika kerja di Jepang.
  • Berlatih menghadapi wawancara kerja (job interview).
  • Mengikuti pelatihan keterampilan sesuai bidang yang dipilih.
  • Mempelajari keselamatan dan prosedur kerja sesuai standar industri Jepang.

Persiapan yang matang akan membantu calon peserta beradaptasi lebih cepat saat bekerja di Jepang.

6. Daftar Melalui Jalur Resmi

Ketika program Ikusei Shuro resmi dibuka, pastikan proses pendaftaran dilakukan melalui jalur resmi yang diakui oleh pemerintah Jepang maupun pemerintah negara asal. Mengikuti jalur resmi akan membantu memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai ketentuan serta memberikan perlindungan hukum bagi calon peserta selama bekerja di Jepang. 

Hindari tawaran yang menjanjikan keberangkatan tanpa prosedur resmi dan mengklaim dapat mempercepat proses dengan biaya tambahan yang tidak jelas.

Tips Persiapan Sebelum Ikusei Shuro Resmi Berlaku

Berikan beberapa langkah yang bisa dilakukan calon pekerja sejak sekarang agar lebih siap ketika sistem Ikusei Shuro mulai diterapkan.

  • Mulai Belajar Bahasa Jepang Sejak Dini

Berbeda dengan program sebelumnya, sistem baru ini memiliki standar kemampuan bahasa yang lebih jelas sebagai syarat mengikuti program maupun sebagai bekal untuk melanjutkan ke Tokutei Ginou. Kemampuan bahasa yang baik juga akan mempermudah proses adaptasi, memahami instruksi kerja, serta meningkatkan peluang pengembangan karier di Jepang. 

  • Tingkatkan Skill Sesuai Bidang yang Dituju

Selain bahasa Jepang, calon peserta juga sebaiknya mulai mempelajari keterampilan sesuai bidang pekerjaan yang diminati. Mengikuti pelatihan atau memperoleh sertifikat kompetensi juga dapat menjadi nilai tambah saat proses rekrutmen. 

  • Ikuti Informasi Resmi Pemerintah Jepang

Calon peserta sebaiknya rutin mengikuti informasi dari sumber resmi agar tidak tertinggal perkembangan terbaru. Beberapa sumber yang dapat dipantau adalah Immigration Services Agency of Japan (ISA) dan Kedutaan Besar Jepang. Dengan mengikuti informasi resmi, calon peserta dapat mengetahui persyaratan terbaru, sektor yang dibuka, hingga prosedur pendaftaran yang berlaku. 

  • Persiapkan Dokumen Sejak Awal

Melengkapi dokumen sejak dini akan membuat proses pendaftaran menjadi lebih mudah ketika program resmi dibuka. Pastikan seluruh dokumen dalam kondisi valid dan masih berlaku. Dokumen yang dipersiapkan meliputi paspor, ijazah, sertifikat JLPT, sertifikat kompetensi, hasil MCU, dan dokumen pendukung. 

FAQ Seputar Ikusei Shuro

  • Apakah Ikusei Shuro sama dengan Tokutei Ginou?

Tidak. Ikusei Shuro merupakan program pembinaan tenaga kerja yang dipersiapkan sebagai jalur menuju Tokutei Ginou Level 1.

  • Kapan Ikusei Shuro mulai berlaku?

Pemerintah Jepang menargetkan implementasi sistem Ikusei Shuro mulai tahun 2027, meskipun beberapa aturan teknis masih akan terus diperbarui.

  • Apakah lulusan SMA bisa mengikuti Ikusei Shuro?

Pada umumnya bisa, selama memenuhi persyaratan yang ditentukan untuk sektor pekerjaan yang dipilih.

  • Apakah harus bisa bahasa Jepang?

Ya. Peserta perlu memenuhi standar kemampuan bahasa Jepang sesuai ketentuan yang berlaku pada bidang pekerjaannya.

  • Apakah peserta bisa pindah perusahaan?

Dalam sistem baru terdapat peluang perpindahan perusahaan dengan syarat tertentu sesuai ketentuan pemerintah Jepang.

  • Setelah Ikusei Shuro apakah bisa menjadi Tokutei Ginou?

Ya. Salah satu tujuan utama Ikusei Shuro adalah mempersiapkan peserta agar memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke Tokutei Ginou.

  • Bagaimana cara mempersiapkan diri dari sekarang?

Mulailah belajar bahasa Jepang, tingkatkan keterampilan sesuai bidang pekerjaan yang diminati, siapkan dokumen, dan ikuti informasi resmi mengenai implementasi Ikusei Shuro.

Dengan memahami syarat, alur pendaftaran, hingga persiapan yang diperlukan sejak sekarang, Hunters dapat meningkatkan peluang untuk bekerja melalui Ikusei Shuro! 

Bingung mau mulai persiapan kerja di Jepang dari mana? Jangan khawatir, ada Work Abroad Academy!

Work Abroad Academy akan membantu kamu yang ingin dibimbing untuk mempersiapkan kerja di Jepang. Mulai dari persiapan bahasa Jepang, pemahaman jalur kerja seperti Tokutei Ginou, persyaratan dokumen, CV, hingga latihan interview bersama mentor berpengalaman.

Fasilitas yang bisa kamu dapatkan di program ini antara lain:

– Bimbingan bahasa Jepang sesuai kebutuhan kerja.

– Persiapan dokumen kerja ke Jepang.

– Latihan interview bersama mentor.

– Persiapan JFT/JLPT dan skill sesuai bidang.

– Review CV dan dokumen pendukung.

– Rekomendasi jalur kerja sesuai background dan tujuanmu.

– Pendampingan persiapan kerja ke Jepang bersama Work Abroad Academy.

Yuk, segera konsultasikan rencana kerja ke Jepang bersama Work Abroad Academy dan mulai persiapan dari sekarang!

 

Referensi:

https://portal.jp-mirai.org/id/work/s/work-in-japan/writing-a-resume-explained-with-an-example Diakses 3 Juli 2026

https://lpkwiratama.com/ikusei-shuro/ Diakses 3 Juli 2026