Kerja di Korea: Peluang, Syarat, dan Skill yang Wajib Dimiliki
Sejak tahun 2004, Indonesia dan Korea Selatan telah menyelenggarakan kerja sama terkait penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di bawah skema Government to Government (G to G). Saat ini, program tersebut diselenggarakan oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Setiap tahunnya, Indonesia mengirim ribuan tenaga kerja di berbagai sektor ke Korea Selatan.
Tertarik bekerja di Korea Selatan? Sebelum itu, kamu harus tahu peluang, syarat, dan skill yang wajib dimiliki. Simak selengkapnya, ya, Hunters!
Peluang Kerja di Korea
Beberapa sektor yang paling banyak membuka peluang kerja bagi tenaga kerja asing antara lain:
1. Sektor Perikanan dan Kelautan
Korea Selatan merupakan negara dengan industri perikanan yang cukup besar sehingga pekerja dibutuhkan untuk membantu berbagai kegiatan seperti penangkapan ikan, pengolahan hasil laut, hingga pekerjaan di kapal nelayan. Biasanya, pekerja di sektor kelautan ditempatkan di daerah pesisir Korea Selatan, seperti Mokpo, Sokcho, dan Busan.
Pekerjaan di bidang ini biasanya menuntut ketahanan fisik yang baik karena pekerja harus bekerja di lingkungan laut dan menghadapi kondisi cuaca yang tidak selalu stabil. Gaji di sektor ini sering kali cukup tinggi, berkisar antara 2—3 juta won (sekitar 23-35 juta rupiah) per bulan.
2. Sektor Pertanian dan Peternakan
Sektor pertanian juga menjadi salah satu peluang kerja bagi tenaga kerja asing. Banyak daerah di Korea Selatan yang memiliki lahan pertanian luas tetapi kekurangan tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, pekerja dari luar negeri sering direkrut untuk membantu kegiatan pertanian.
Tugas yang dilakukan biasanya meliputi menanam, merawat, hingga memanen berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah-buahan, dan tanaman pangan lainnya. Selain itu, beberapa pekerja juga ditempatkan di sektor peternakan untuk membantu merawat hewan ternak seperti sapi, ayam, atau babi. Gaji di sektor pertanian setara dengan UMR Korea, yaitu 2—5 juta won (sekitar Rp24—60 juta) per bulan.
3. Sektor Jasa dan Pelayanan
Meskipun peluangnya tidak sebanyak industri perikanan atau pertanian, beberapa pekerjaan di sektor jasa juga tersedia bagi pekerja asing. Sektor jasa yang dimaksud adalah jasa pelayanan atau hospitality di restoran, hotel, tempat wisata, hingga usaha kecil di Korea.
Biasanya pekerjaan di sektor ini lebih banyak membutuhkan kemampuan komunikasi yang baik, terutama dalam bahasa Korea. Oleh karena itu, pekerja yang memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik biasanya memiliki peluang lebih besar untuk bekerja di sektor jasa. Gaji di sektor pelayanan memiliki potensi lebih tinggi, yaitu 2,2—3,8 juta won (sekitar Rp28—49 juta) per bulannya. Bahkan, jika kamu telah memiliki kontrak profesional seperti menjadi kepala koki, gaji yang ditawarkan bisa lebih dari 50 juta won per tahun.
Syarat Kerja di Korea Selatan
Untuk dapat bekerja secara legal di Korea Selatan, kamu harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Persyaratan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang berangkat benar-benar siap secara fisik maupun administratif.
Persyaratan umum yang harus dipenuhi adalah usia. Tenaga kerja berusia produktif, dengan rentang 18—39 tahun memiliki banyak kesempatan karena masih memiliki kemampuan fisik yang baik untuk bekerja di berbagai sektor industri.
Selain itu, kamu harus memiliki pendidikan minimal SMA/sederajat. Pendidikan menjadi salah satu syarat dasar untuk memastikan bahwa kamu mampu memahami pelatihan dan instruksi di dunia kerja. Kemampuan matematika dasar juga dibutuhkan apabila kamu berniat untuk mendaftar kerja di sektor manufaktur dan konstruksi.
Hal yang tak kalah penting adalah kemampuan bahasa. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, kamu diwajibkan untuk lulus tes kemampuan bahasa Korea atau TOPIK. Kemampuan bahasa Korea sangat penting karena akan membantumu dalam berkomunikasi dengan atasan, teman kerja, serta masyarakat umum. Umumnya, kamu membutuhkan sertifikat TOPIK dengan minimal tingkatan TOPIK 2—4 untuk bekerja di sektor yang sudah disebutkan di atas. Namun, beberapa posisi lebih tinggi membutuhkan tingkatan TOPIK yang lebih tinggi pula.
Baca Juga: Kelas Persiapan Sertifikasi Bahasa Korea by Schoters
Skill yang Wajib Dimiliki untuk Bekerja di Korea Selatan
Selain memenuhi syarat administrasi, memiliki keterampilan yang tepat juga sangat penting untuk meningkatkan peluang diterima bekerja di Korea Selatan.
1. Kemampuan Bahasa Korea
Kemampuan bahasa Korea merupakan salah satu keterampilan paling penting. Dengan kemampuan bahasa yang baik, pekerja akan lebih mudah memahami instruksi kerja, berkomunikasi dengan rekan kerja, serta beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
2. Keterampilan Teknis
Beberapa pekerjaan membutuhkan keterampilan teknis tertentu seperti mengoperasikan mesin produksi, memahami alat kerja konstruksi, atau melakukan perawatan alat pertanian. Memiliki pengalaman kerja sebelumnya di bidang terkait akan menjadi nilai tambah bagi pelamar.
3. Disiplin dan Etos Kerja Tinggi
Budaya kerja di Korea Selatan dikenal sangat disiplin dan menghargai ketepatan waktu. Pekerja diharapkan datang tepat waktu, menyelesaikan tugas dengan baik, serta mengikuti aturan kerja yang berlaku di perusahaan.
4. Ketahanan Fisik
Pekerjaan di bidang sektor manufaktur, pertanian, dan perikanan membutuhkan aktivitas fisik yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pekerja harus memiliki kondisi tubuh yang sehat dan stamina yang baik agar mampu bekerja secara optimal.
Cara Mendaftar Kerja di Korea Selatan
Bagi warga Indonesia, cara paling aman untuk bekerja di Korea Selatan adalah melalui jalur resmi pemerintah. Saat ini, program kerja sama tenaga kerja yang diselenggarakan adalah G-to-G atau Government-to-Government. Prioritas utama program ini bergerak pada sektor manufaktur dan perikanan. Program ini dikelola oleh BP2MI dan membuka pendaftaran mulai akhir Januari hingga Februari setiap tahunnya.
Inilah langkah-langkah mendaftar kerja di Korea Selatan melalui BP2MI.
1. Persiapan Dokumen dan Pendaftaran
Sebelum mendaftar, kamu dapat mengikuti pelatihan bahasa Korea secara mandiri atau melalui LPK. Kamu juga harus menyiapkan scan KTP, ijazah (minimal SMP/SMA/sederajat), paspor, dan pas foto latar belakang putih. Setelah kamu mempersiapkan dokumen dan ujian, kamu dapat melakukan pendaftaran online melalui situs resmi SIKOP2MI. Jangan lupa untuk membayar biaya ujian EPS-TOPIK agar kamu dapat mengikuti ujiannya, ya, Hunters!
2. Ujian EPS-TOPIK
Langkah kedua adalah melakukan ujian bahasa Korea atau EPS-TOPIK. Ujian EPS-TOPIK meliputi subtes membaca dan mendengar. Kamu bisa melakukan ujian ini di lembaga penyelenggara tes terdekat di daerahmu. Selain itu, kamu juga harus melakukan ujian keterampilan (skill test) yang meliputi wawancara, tes fisik, dan tes keahlian sesuai sektor.
3. Pemberkasan
Calon pekerja yang dinyatakan lulus ujian bahasa Korea melakukan pemberkasan untuk melamar pekerjaan melalui BP2MI. Setelah data diri peserta dikumpulkan, BP2MI akan mengirim data ke database HRD yang berada di Korea. HRD akan melakukan verifikasi data dan passport checking untuk mengetahui apakah calon pekerja pernah menjadi PMI ilegal atau tidak. Jika terbukti paspornya bersih, HRD menentukan pekerja yang akan diterima atau ditangguhkan.
4. Kontrak Kerja
Setelah HRD menerbitkan kontrak kerja, BP2MI akan mengumumkan nama calon pekerja yang diterima. Calon pekerja akan mendapat panggilan dari BP2MI untuk melaksanakan kegiatan preliminary training. Setelah itu, calon pekerja menunggu visa kerja diterbitkan dan akan terbang ke Korea Selatan jika seluruh berkas telah selesai.
Nah, itulah peluang, syarat, dan cara mendaftar kerja di Korea. Pastikan kamu telah membaca secara keseluruhan agar proses pendaftaran kerjamu lancar, ya, Hunters!
Ingin mulai karier profesional di luar negeri tapi bingung harus mulai dari mana?
WorkAbroad Academy by Schoters hadir untuk membimbingmu dari tahap persiapan hingga berhasil bekerja di negara tujuan seperti Jepang, Jerman, atau Korea. Melalui program ini, kamu akan mendapatkan:
- Pelatihan bahasa asing,
- Panduan penyusunan CV dan dokumen kerja sesuai standar internasional,
- Pendampingan intensif menghadapi proses wawancara dengan perusahaan luar negeri.
Setiap peserta juga akan memperoleh arahan karier yang dipersonalisasi sesuai latar belakang pendidikan dan minat, sehingga peluang lolos kerja semakin besar.
Program ini dirancang fleksibel dengan pilihan kelas online maupun offline, biaya terjangkau mulai dari Rp5 jutaan, dan bisa dicicil.
Jika kamu ingin mewujudkan impian bekerja di luar negeri dengan bimbingan profesional dan sistem yang teruji, WorkAbroad Academy adalah langkah awal terbaikmu.
Yuk, mulai perjalanan karier globalmu sekarang dengan bergabung di WorkAbroad Academy by Schoters!
Referensi:
“Prosedur Kerja ke KOREA SELATAN Program G to G”. hanakorealampung.com. Diakses pada 1 April 2026.


