Cara Membalas & Menolak Interview Kerja, Beserta Contohnya!
Salah satu tahapan dalam rekrutmen kerja adalah wawancara atau interview. Wawancara biasanya dilakukan setelah proses seleksi administrasi dan screening curriculum vitae. Wawancara bertujuan agar perekrut mengetahui profil pelamar lebih jauh, sedangkan pelamar dapat mengetahui lebih banyak tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Lantas, apa yang harus dilakukan jika kita mendapatkan undangan wawancara?
Yang utama adalah kita harus merespons undangan wawancara secara profesional, baik jika kita bersedia mengikuti wawancara tersebut maupun tidak. Keduanya harus kamu balas dengan bahasa yang sopan. Bagaimana cara membalas undangan interview? Simak pembahasannya, ya, Hunters!
Sebelum merespons email panggilan interview, perhatikan tips ini!
1. Balas dengan Sopan
Hal utama yang harus kamu lakukan adalah menunjukkan profesionalisme dan kesungguhan. Gunakanlah bahasa yang sopan, jelas, dan tidak bertele-tele agar tidak terjadi miskomunikasi. Kamu dapat menyusun terlebih dahulu kalimatmu sebelum mengirimnya kepada perekrut.
2. Balas dalam Waktu Maksimal 24 Jam
Perekrut biasanya menangani banyak kandidat sekaligus sehingga respons cepat tanggap menunjukkan bahwa kamu profesional dan menghargai waktu perekrut. Pastikan kamu mengaktifkan notifikasi WhatsApp atau periksa kotak masuk atau spam email secara berkala agar tidak ketinggalan informasi panggilan interview.
3. Tunjukkan Antusiasme Secukupnya
Menunjukkan antusiasme secukupnya berarti kamu perlu terlihat tertarik dan positif terhadap kesempatan interview, tanpa terkesan berlebihan atau tidak profesional. Hindari penggunaan ungkapan yang terlalu emosional atau berlebihan, misalnya terkesan memohon atau terlalu memuji perusahaan.
Cara Membalas e-mail Panggilan Interview
Jika kamu ingin melanjutkan proses rekrutmen, pastikan balasanmu jelas dan tidak bertele-tele. Jelaskan bahwa kamu bersedia mengikuti proses rekrutmen yang berlaku dan konfirmasi bahwa kamu menyepakati jadwal yang telah ditentukan. Jangan lupa ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Berikut adalah contoh balasan e-mail panggilan interview.
Yth. Bapak/Ibu HRD,
Terima kasih atas undangan interview yang diberikan. Saya mengonfirmasi kehadiran saya pada
hari/tanggal: …
waktu: …
tempat (jika ada): …
Saya menantikan kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut.
Hormat saya,
[Nama]
Cara Menolak Undangan Interview
Sebagai seorang pelamar, kamu juga berhak menolak undangan interview, lho! Menolak interview adalah hal yang wajar terutama jika kamu sudah mendapatkan pekerjaan lain atau merasa posisi tersebut tidak sesuai. Namun, kamu tetap harus menolak undangan interview dengan santun, ya.
Berikut contoh balasan menolak undangan interview yang baik.
Yth. Bapak/Ibu HRD,
Terima kasih atas kesempatan interview yang diberikan. Setelah mempertimbangkan beberapa hal, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses seleksi ini karena [berikan alasanmu].
Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan dan berharap dapat berkesempatan bekerja sama di masa depan.
Hormat saya,
[Nama]
Kamu juga berhak untuk tidak mengungkapkan alasan pengunduran diri dari proses rekrutmen jika kamu tidak berkenan.
Cara Meminta Penjadwalan Ulang (Reschedule)
Terkadang, jadwal interview yang ditetapkan oleh HR tidak sesuai dengan jadwal yang kita miliki. Sebagai pelamar kamu berhak untuk mengajukan penjadwalan ulang atau reschedule untuk memastikan proses rekrutmen berjalan dengan lancar. Pastikan kamu memberikan alternatif waktu dan tunjukkan bahwa kamu tetap tertarik dengan posisi tersebut.
Berikut contoh balasan mengajukan reschedule interview.
Yth. Bapak/Ibu HRD,
Terima kasih atas kesempatan interview yang diberikan. Mohon maaf saya belum dapat hadir pada jadwal tersebut. Apakah memungkinkan untuk menjadwalkan ulang pada waktu lain? Apabila berkenan, saya mengajukan penjadwalan ulang pada
hari, tanggal:
waktu:
Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan dan berharap mendiskusikan perihal posisi ini dengan Anda.
Hormat saya,
[Nama]
Nah, itulah cara merespons undangan interview dengan baik. Membalas undangan interview, baik menerima maupun menolak, adalah bagian penting dari etika profesional dalam dunia kerja. Respons yang tepat tidak hanya menunjukkan sikap yang baik, tetapi juga bisa membuka peluang di masa depan.
Masih ragu soal kariermu? Konsultasikan rencana pekerjaanmu bersama Work Abroad by Schoters!


